Workshop Pembuatan Modul Praktikum & Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Lab. Sains di UWP

Peningkatan kompentesi sumber daya  (Ka.Lab, Staf Dosen, Laboran, Asisten Dosen) dan keberlanjutan pelaksanaan praktikum sangat di perlukan pada suatu program studi. Salah satu cara peningkatan dan keberlanjutan yang bisa di lakukan adalah dengan melakukan pelatihan Pembuatan Modul Praktikum Dan Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium. Pada hari Selasa dan Rabu tanggal 30 dan 31 Juli 2013, Universitas Wijaya Putra menyelenggarakan Workshop Pembuatan Modul Praktikum Dan Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium (Peningkatan Kompetensi Lulusan Berbasis Laboratorium Sains Dasar). Adapun penyelenggaraan workshop dimaksud menggunakan pembiayaan dari dana  Hibah PHP-PTS 2013. Peserta pelatihan workshop sebanyak 25 orang yang terdiri dari para dosen di lingkungan Universitas Wijaya Putra.

 

Pada kesempatan hari pertama Workshop Pembuatan Modul Praktikum Dan Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium mengundang Pemateri dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yaitu Arief Rahman ST., M.Sc seorang praktisi Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja di Program Studi Teknik Industri. Materi yang di sampaikan oleh pemateri mencakup Pembuatan Modul Praktikum Dan Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium. Pengembangan Pengajaran Berbasis Laboratorium di dasari oleh:

  1. Pelaksanaan Praktikum pada Laboratorium
  2. Visi Misi Progdi, Fakultas dan Institusi harus sejalan.
  3. Tridharma PT: Proses Belajar Mengajar (Pendidikan dan Pengajaran) dan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
  4. Support terhadap Program Studi, Fakultas dan Institusi

Pemateri juga memaparkan tentang Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium yang  di dasari oleh:

  • Aktivitas laboratorium yang dilakukan oleh Ka.Lab, Staf Dosen, Laboran, Asisten Dosen
  • Fasilitas yang memenuhi standar minimum praktikum
  • Ada inovasi dalam mengembangkan fasilitas
  • Penelitian dan Kolaborasi

Hal yang perlu juga di kembangkan adalah inovasi-inovasi model praktikum yang di perlukan untuk menambah pengalaman praktikum. Konsep dasar praktikum yaitu:

  1. Praktikum Dasar
  2. Praktikum Pendukung
  3. Praktikum Utama

Materi Praktikum berupa Konsep sebesar 50%  dan praktek 50 %

Pada kesempatan hari kedua Workshop Pembuatan Modul Praktikum Dan Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium tersebut, juga mengundang Pemateri dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yaitu Adithya Sudiarno ST., MT. seorang praktisi Laboratorium Ergonomi dan Perancangan Sistem Kerja di Program Studi Teknik Industri. Dalam presentasinya  di sampaikan tentang  Pengembangan Kurikulum Praktikum. Pengembangan Kurikulum Praktikum di dasari oleh:

  1. Sumber daya dosen (Ka.Lab, Staf Dosen, Laboran, Asisten Dosen)
  2. Sasaran Kompetensi Mata Kuliah
  3. Rencana Per Minggu:
    • Materi yang di sampaikan
    • Kompensi yang ingin di capai
    • Bentuk pembelajaran
    • Sarana Pembelajaran
    • Materi pendukung
  4. Rencana Evaluasi
  • Deskripsi Evaluasi
  • Kompetensi yang di evaluasi
  • Bentuk Evaluasi
  • Kriteria penilaian
  • Bobot Nilai

Di harapkan dengan Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum Matakuliah Praktikum akan mendapatkan Learning Outcomes sesuai KKNI masing-masing Program studi. Dan pada akhirnya pelaksanaan Workshop Pembuatan Modul Praktikum Dan Pelatihan Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium diharapkan para dosen bisa menyusun Modul Praktikum dan dapat membuat Metode Pengajaran Berbasis Laboratorium untuk peningkatan Kompetensi Lulusan.